Ads 468x60px

Featured Posts Coolbthemes

Thursday, December 8, 2011

Peran Sosial Media dalam Komunikasi Bencana di Indonesia

Kelas Kapita Selekta pada hari Rabu 7 Desember 2011 lalu adalah kelas Kapita Selekta yang terakhir di tahun akademik 2011 / 2012. Di kelas Kapita Selekta yang terakhir tersebut diisi oleh Bu Kartika Oktorina SIP, MA. Beliau adalah salah satu dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara.

Pada kesempatannya tersebut, Bu Kartika memberikan materi perkuliahan yang berkaitan dengan kegiatan penelitian yang dilakukannya dalam rangka "Research Week 2011". 

Untuk mengetahui materi kuliah Kapita Selekta yang sudah diberikan oleh Bu Kartika, berikut adalah pembahasannya.
Yang menjadi topik penelitian Bu Kartika dalam rangka "Research Week 2011" adalah mengamati bagaimana sosial media digunakan dan berperan dalam komunikasi bencana. 
 
Dalam pelaksanaan penelitian dan untuk terpenuhinya tujuan penelitian, Bu Kartika mengikuti timeline dari akun Twitter @jalinmerapi, maksudnya adalah agar mudah mendapatkan informasi mengenai kegiatan penelitiannya yang bertopik "peran sosial media dalam komunikasi bencana di Indonesia".

Adapun yang menjadi alasan Bu Kartika memilih dan memfokuskan penelitian pada akun @jalinmerapi adalah karena @jalinmerapi merupakan salah satu organisasi masyarakat yang independen yang memiliki kepedulian yang luar biasa terhadap bencana merapi, mulai dari sebelum merapi meletus sampai merapi meletus.

Dari hasil mengikuti timeline dan wawancara dengan pihak administrator @jalinmerapi Bu Kartika mendapatkan kesimpulan untuk penelitiannya sebagai berikut :
  • Di satu sisi penggunaan Twitter dan sosial media lain sangat membantu ketika terjadi bencana. Kenapa ? secara teknis, mereka yang menjadi follower @jalinmerapi dapat bertindak sebagai administrator yang memberikan informasi tentang bencana yang sedang terjadi. 
  • Twitter diakui mempunyai sisi Citizen Journalism untuk membantu menyebarkan informasi (berita) secara "real" tanpa ada kepentingan-kepentingan tertentu seperti media massa - media massa lain yang berkaitan dengan bencana. 
  • Twitter dapat digunakan untuk mengumpulkan relawan khususnya kalangan mahasiswa untuk membantu dalam penanganan bencana tersebut.

Demikianlah artikel yang dapat saya berikan dari hasil mengikuti dan mendengarkan perkuliahan Kapita Selekta yang terkahir yang diberikan oleh Bu Kartika Oktorina SIP, MA. semoga berguna bagi kita semua yang membutuhkan dan kesimpulan yang dapat saya simpulkan ialah sosial media khususnya Twitter mempunyai peran yang luar biasa sekali dalam penanganan suatu bencana, salah satunya adalah mempermudah penyampaian informasi berkaitan dengan bantuan apa yang dibutuhkan oleh para korban bencana.

(*) Kapita Fikom Untar / Ricky Santoso
  
Sumber Referensi:
1. Materi kuliah Kapita Selekta dari Bu Kartika Oktorina SIP, MA. 
    (Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara
    & Peserta Research Week 2011)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.
Reade more >>

Saturday, December 3, 2011

Iklan Politik Tidak Selamanya Sukses

Iklan tidak hanya digunakan untuk mempromosikan suatu produk atau jasa saja, tetapi juga dapat digunakan untuk mempromosikan salah satu tokoh / partai politik yang ikut serta sebagai peserta dalam suatu kegiatan pemilihan umum (pemilu). 
Dalam suatu pemilihan umum (pemilu), mereka (peserta pemilu) akan melakukan bentuk-bentuk komunikasi yang diharapkan bisa mempengaruhi khalayak masyarakat luas agar mau memilih dirinya pada saat pemilihan umum berlangsung.


Salah satu bentuk komunikasi yang kerap digunakan oleh para peserta pemilihan umum dalam kegiatan kampanye adalah iklan politik.

Mengapa menggunakan iklan politik ?

Alasan para peserta pemilu tersebut menggunakan iklan politik sebagai bagian dari kampanye nya ialah karena iklan politik merupakan salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif untuk memperkenalkan latar belakang peserta dan juga untuk mempromosikan program, platform, isu-isu politik, dan keunggulan dari masing-masing peserta pemilu, baik itu secara individu / kandidat ataupun golongan / partai politik. Tidak hanya itu saja, dengan iklan politik peserta pemilu berharap akan mendapatkan pandangan, persepsi, dan citra yang positif dari khalayak yang akan memilih pada saat pengambilan suara dalam pemilihan umum berlangsung. 

Itu yang kandidat / partai politik peserta pemilihan umum (pemilu) harapkan dari iklan politik yang menjadi bagian dari kegiatan kampanye nya. Namun bagaimana kenyataan yang ada, apakah benar iklan politik akan selalu dapat membuat kandidat atau partai politik peserta Pemilu dipilih masyarakat dalam pemilihan umum (pemilu) ?

Jawabannya adalah tidak selamanya. Kenapa? karena meskipun sudah melihat iklan politik dari  masih banyak saja masyarakat yang golput (golongan putih) atau tidak menggunakan suaranya untuk memilih dalam Pemilu.

Banyak kasus yang menunjukkan bahwa iklan politik tidak selamanya dapat mempengaruhi masyarakat untuk memilih dalam Pemilu, salah satunya adalah kasus pemilu tahun 2009 lalu.

Biaya belanja iklan untuk Pemilu 2009 yang meningkat sekitar 335% atau sekitar Rp 2.154 triliun (sumber: The Nielsen) ternyata tidak selamanya berhasil membuat masyarakat tertarik untuk memilih peserta Pemilu  dalam Pemilu 2009 lalu, kenapa ? karena menurut Suara Pembaruan tanggal 1 April 2009, didapatkan jumlah golongan putih (golput) atau mereka yang tidak menggunakan suaranya meningkat sebesar 27,77% dari Pemilu tahun 2004.



Kasus Pemilu 2009 adalah salah satu contoh dari tidak selamanya iklan politik sukses mempengaruhi masyarakat untuk memilih para kandidat / partai politik peserta Pemilu. 

Mengapa iklan politik dalam Pemilu 2009 dan beberapa Pemilu lainnya tidak selamanya berhasil membuat masyarakat memilih dalam Pemilu ?

Alasannya adalah :
  • Iklan politik bukan referensi utama
  • Iklan politik hanya selingan yang menghibur
  • Iklan politik dijadikan rakyat sebagai bahan utama menilai Partai Politik dan kandidat peserta Pemilu
Demikianlah artikel ini saya buat, semoga dapat bermanfaat bagi kita semua dan kesimpulan yang dapat saya simpulkan dari artikel ini adalah suatu iklan Politik memang diperlukan dalam kampanye suatu kandidat / partai politik peserta Pemilu, tetapi tetap yang memiliki keputusan untuk memilih atau tidak adalah masyarakat, karena masyarakat memiliki pertimbangan dan referensi lain selain iklan politik yang dijadikan sebagai bahan pertimbangan memilih kandidat / partai politik dalam Pemilihan Umum (Pemilu).

(*) Kapita Fikom Untar / Ricky Santoso

Sumber Referensi:
1. http://eprints.undip.ac.id/26522/ 
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Kampanye 
3. http://id.wikipedia.org/wiki/Kampanye_politik 
4. Materi Kuliah Kapita Selekta dari Bapak Dr. Eko Harry Susanto
    (Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.
Reade more >>

Sunday, November 27, 2011

Iklan Di Era New Media

Anda semua pasti pernah mengalami hal yang sama dengan saya, ketika sedang tidur, HP menyala dan berbunyi karena menerima suatu SMS. SMS dari orang dan pentingkah isinya? Jawabannya, TIDAK! karena SMS itu datangnya dari pengiklan yang menawarkan sebuah produk atau jasa yang sama sekali kita tidak dibutuhkan. 

Terus, disaat kita sedang menggunakan media yang bernama internet, baik itu media sosial seperti Facebook dan Twitter ataupun yang lainnya, seringkali tiba-tiba muncul pop up ( layar kecil ) yang berisi tentang penawaran suatu produk / jasa. Terganggukah kita dengan pop up tersebut? jelas terganggu! karena biasanya pop up tersebut akan menutupi website yang sedang kita buka.

Kalian pasti bertanya kenapa sekarang banyak sekali iklan di HP dan internet. Semua itu jawabannya dapat dilihat di gambar berikut :

Dari gambar, jelas terlihat besarnya para pengguna new media (HP dan internet) saat ini.

Hal demikianlah yang dimanfaatkan oleh para pengiklan untuk mengiklankan produk / jasa nya di new media seperti HP dan internet.

Tidak hanya karena banyaknya pengguna new media saja, tetapi juga karena :
1. Tarif murah
2. Jaringan global
3. Teknologi mampu menampilkan semua jenis informasi

Demikianlah artikel yang berisi tentang iklan di era new media ini saya sampaikan, semoga dapat berguna bagi kita semua, dan kesimpulannya adalah jika dilihat dari banyaknya pengguna new media, dapat kita ketahui bahwa di masa yang akan datang, iklan akan lebih sering dan banyak kita temukan di new media dibandingkan media konvensional seperti koran, majalah, dan televisi.

(*) Kapita Fikom Untar / Ricky Santoso

Sumber Referensi:
-. Materi kuliah Kapita Selekta tanggal 23 November 2011 dari Bapak Suwarjono (VIVAnews)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.
Reade more >>

Friday, November 18, 2011

Alhamdulilah yah, Industri Televisi Berhasil Jadi 'Sesuatu'

Televisi, kalian pasti sudah sangat familiar dengan benda yang bernama "televisi" disamping. Namun tahukah kalian berapa banyak jumlah stasiun televisi yang ada di Indonesia ?

Sebelum kalian mendengar berapa banyak jumlah stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia, ada baiknya kalian menyiapkan diri dulu agar tidak kaget ketika mendengar banyaknya jumlah stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia. Tidak bermaksud untuk melebih-lebihkan, tetapi memang banyaknya jumlah staisun televisi swasta yang ada di Indonesia akan membuat kalian semua tecengang kaget. 

Pasti kalian bertanya-tanya berapa banyaknya jumlah stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia! Ok baik langsung saja saya beritahukan kepada kalian semua, jumlah stasiun televisi lokal (swasta) yang ada dan telah bersiaran adalah sebanyak 119 stasiun, 105 diantaranya ialah stasiun televisi lokal (swasta) telah mendapat IPP Prinsip (Izin Penyelenggaraan Penyiaran), dan 14 sisanya meruapakan stasiun televisi lokal (swasta) berizin IPP Existing (Izin Penyelenggaraan Penyiaran) yang diberikan sebagai wujud eksistensi stasiun televisi lokal (swasta).
 
 
Industri televisi tidak hanya dilihat dari banyaknya jumlah stasiun televisi yang ada saja, namun juga dilihat dari kedahsyatan efek yang ditimbulkan akibat tayangan dan program yang disiarkan dalam televisi. 
 
Jika kalian bertanya seberapa dahsyatnya efek tayangan program televisi tersebut, jawabannya adalah sangat dahsyat! bagaimana tidak, kehadiran benda yang bernama televisi dan program-program nya tersebut di kehidupan sehari-hari, bisa mempengaruhi dan menentukan kehidupan kita.

Tidak percaya bahwa televisi sudah mempengaruhi dan menentukan kehidupan kita semua ? Lihat saja dari orang-orang yang ada di sekeliling kita, mereka pasti tau dan sering mengucapkan "alhamdulilah yah, sesuatu" , kata-kata yang sering diucapkan oleh Syahrini salah satu artis tanah air yang sering diucapkannya dalam berbagai tayangan program televisi, baik itu dalam acara musik, talkshow, ataupun gosip, telah berhasil membuat masyarakat yang menyaksikan televisi ikut-ikutan memakai kata-kata "alhamdulilah yah, sesuatu" di kehidupannya. Tidak hanya fenomena Syahrini itu saja bukti bahwa industri televisi kini sudah menjadi 'sesuatu', namun ada contoh lain lagi, yaitu dengan ditampilkan sosok laki-laki yang ganteng, macho, kaya dan cool serta sosok perempuan yang cantik, putih, tinggi, dan seksi dalam tayangan sinetron dan iklan, membuat masyarakat jadi menginginkan sosok yang serupa dalam sinetron dan iklan untuk dijadikan pacar dan atau pasangan hidup nya.

Keberhasilan industri televisi menjadi 'sesuatu' ini tentu tidak lepas dari peran lembaga KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) yang mempunyai peran sebagai berikut:
  •  Sosialisasi P3 / SPS bagi pelaku industri televisi
  •  Monitoring real time terhadap seluruh siaran nasional selama 15 jam
  •  Menjatuhkan sanksi bagi televisi yang melakukan pelanggaran
  • Melakukan survey apresiasi khalayak terhadap program televisi
(*)Kapita Fikom Untar / Ricky Santoso

Sumber Referensi:
1. Materi Kuliah Kapita Selekta tanggal 16 November 2011 dari Bapak Dr. Iswandi Syahputra, M.Si (Komisioner KPI Pusat/Dosen FIkom UNTAR)

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.

Reade more >>

Monday, November 7, 2011

Photography dan Photoshop

Fotografi, binatang apakah fotografi itu ? Fotografi (yang berasal dari kata Yunani "Fos" berarti cahaya dan "Grafo" berarti melukis/menulis) adalah proses melukis dengan menggunakan media cahaya. Dalam istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya.

Sehubungan dengan kegiatan fotografi, alat bernama kamera inilah yang biasa digunakan untuk melakukan kegiatan fotografi tersebut. Bagi yang ingin menekuni dunia fotografi denga serius, kamera berjenis D SLR ( Digital SLR ) adalah jenis kamera yang cocok, karena dengan kamera jenis D SLR ini akan mendapatkan hasil foto yang jauh lebih bagus dibandingkan dengan kamera jenis biasa.
Namun bagi kalian yang tidak ingin menekuni dunia fotografi secara serius, tidak perlu menggunakan kamera jenis D SLR, melainkan cukup menggunakan kamera handphone dan digital saja jika ingin foto-foto. Namun untuk mendapatkan hasil foto yang lebih indah dari benda atau objek asli yang difoto, baik menggunakan kamera D SLR ataupun menggunakan kamera biasa, harus diedit. Adapun salah satu program untuk mengedit foto yang sudah sangat familiar di masyarakat adalah Photoshop.

Mengapa hasil foto yang diedit menggunakan program edit foto seperti Photoshop dapat menghasilkan hasil foto yang jauh lebih indah dibandingkan dengan aslinya? alasannya adalah karena dengan menggunakan program edit foto tersebut semua elemen gambar foto seperti kecerahan gambar, kontras, permainan warna, dan elemen-elemen lain dapat diedit semaksimal mungkin sesuai dengan hasil foto yang kita inginkan.
Sumber Referensi:
1. Materi Perkuliahan dari Om Didit Anindita (Fotografer)
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Fotografi 
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.


Reade more >>

Monday, October 31, 2011

United Nations For You (UN4U) Di Fikom UNTAR

Pada hari Rabu tanggal 26 Oktober 2011, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara kedatangan dua tamu istimewa dari United Nations High Commissions of Refugee (UNHCR), dua tamu istimewa tersebut adalah Mbak Mitra Suryono dan Mbak Elsa Ayu yang bertindak selaku Associate External Relations  dan Public Relations dan Public Information Officer dari UNHCR.


Mbak Mitra , Mbak Elsa, dan Elwi Gito (Moderator)
Sumber Gambar: Kapita Fikom Untar/Ricky Santoso


Kedatangan mereka ke Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara adalah untuk memberikan kuliah umum tentang kegiatan dari United Nations dan menjalankan kegiatan kampanye tahunan dari United Nations yang mempunyai tujuan mulia yaitu untuk merangkul para anak muda agar mau bergabung dan ikut serta dalam kegiatan United Nations dengan menjadi Duta dari United Nations.


Acara Kuliah Umum tentang United Nations For You (UN4U) tersebut dibuka oleh Bapak Eko Harry Susanto selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (gambar di samping, sumber: facebook.com) dengan rangkaian kata sambutan yang indah.


Setelah mendengar kata sambutan dari Bapak Eko Harry Susanto, Elwi Gito yang bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut langsung mengambil alih acara tersebut dengan memulai memperkenalkan dua tamu istimewa (mbak Mitra dan mbak Elsa) yang akan memberikan materi tentang Kuliah Umum dan acara kampanye tahunan dari United Nations pada hari itu.


Mbak Mitra dan Mbak Elsa mengawali acara Kuliah Umum yang bertemakan United Nations For You (UN4U)  tersebut dengan sebuah video mengenai kegiatan yang telah dilakukan oleh PBB (United Nations/UN) sebagai berikut:



Setelah menyaksikan video mengenai kegiatan PBB, Mbak Mitra dan Mbak Elsa melanjutkan acara Kuliah Umum tersebut ke materi-materi berikut menjadi pembahasan dalam acara Kuliah Umum tersebut:
1.  Organisasi PBB (Fondasi dari United Nations High Commissions of Refugee/UNHCR);
2.  Area kerja PBB;
3.  Organisasi United Nations High Commissions of Refugee (UNHCR);
4.  Kegiatan Kampanye United Nations For You (UN4U).


1. Organisasi PBB 
 
Yang menjadi materi awal yang diberikan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa adalah tentang organisasi PBB.

Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.


Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.

Adapun yang menjadi visi dari organisasi PBB ialah:
-. Menciptakan perdamaian dan keamanan di dunia;
-. Tidak memihak atau memilih manusia;
-. Mendorong pembangunan di negara-negara di dunia.

Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah ada 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB, termasuk semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan. Selain negara anggota, beberapa organisasi internasional dan organisasi antar-negara mendapat tempat sebagai pengamat permanen yang mempunyai kantor di Markas Besar PBB, dan ada juga yang hanya berstatus sebagai pengamat Palestina dan Vatikan adalah negara bukan anggota (non-member states) dan termasuk pengamat permanen (Tahta Suci mempunyai wakil permanen di PBB, sedangkan Palestina mempunyai kantor permanen di PBB).

2. Area Kerja PBB 
Yang menjadi area kerja dari organisasi PBB ini dapat dilihat dari perannya sebagai suatu organisasi/peran berikut:
  • Majelis Umum ( Majelis Musyawarah Utama)
Sebagai suatu Majelis Umum, organisasi PBB mempunyai area kerja: melaksanakan perdamaian dan keamanan internasional, mengadakan kerjasama di lingkungan perekonomian dan masyarakat internasional,  menjadi sistem perwakilan internasional, mengatur urusan keungan,  menerapkan keanggotaan dan penerimaan anggota.
  • Dewan Keamanan 
Area kerja PBB sebagai Dewan Keamanan adalah menjaga perdamaian dan keamanan antar negara.
  • Dewan Ekonomi dan Sosial
Area kerja PBB sebagai Dewan Ekonomi dan Sosial adalah: Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan di seluruh dunia; Membuat rencana perjanjian tentang soal tersebut dengan negara-negara anggota untuk diajukan kepada Majelis Umum; Mengadakan pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang termasuk tugas dan wewenangnya.
  • Sekretariat
Area kerja PBB dalam Sekretariat adalah Membawa dihadapan perhatian dewan keamanan setiap persoalan yang menurut pendapatnya membahayakan perdamaian dan keamanan internasional.
  • Mahkamah Internasional
Dalam suatu Mahkamah Internasional, organisasi PBB memiliki area kerja untuk membuat aturan-aturan hukum yang dapat digunakan untuk pelaksanaan kegiatan PBB.


3. United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR) 
Setelah Mbak Mitra dan Mbak Elsa menjelaskan tentang organisasi PBB, materi Kuliah Umum dan kampanye tahunan dari United Nation tersebut berlanjut dengan penjelasan tentang organisasi UNHCR (United Nations High Commissions of Refugees).  
United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR) adalah suatu organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah didirikan oleh Majelis Umum PBB, sejak 14 December 1950 tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada pengungsi dunia. 

Pengungsi yang dilindungi oleh UNHCR adalah mereka yang (berdasarkan Konvensi 1951, pasal 1A) berada diluar negara asal kewarganegaraannya, terbukti memiliki ketakutan yang mendasar, dan adanya penganiayaan karena ras, agama, kebangsaan, keanggotaan kelompok sosial tertentu, dan tidak mendapat perlindungan dari negara tempat ia berada. 

Berkaitan dengan hal tersebut, UNHCR memiliki tiga fungsi utama berikut:
-. Memberikan perlindungan internasional
Memberikan perlindungan internasional (negara lain) bagi mereka yang tidak mendapatkan perlindungan dari negaranya sendiri. 

-. Memberikan solusi jangka panjang bagi para pengungsi
Bentuk solusi panjang yang diberikan oleh UNHCR untuk para pengungsi diantaranya yaitu pemulangan secara suka rela, integrasi lokal (menerima sebagai warga negara), dan penempatan di negara ketiga yang telah memiliki kesepakatan dengan UNHCR.  

-. Mempromosikan Hukum Pengungsi Internasional


Mitra Kerja UNHCR
Dalam menjalankan fungsi-fungsi nya, UNHCR tidak bekerja sendiri, namun dengan partner (mitra kerja). Adapun yang menjadi partner dari UNHCR adalah:
-. Implementing Partner

adalah mitra kerja yang menerima sejumlah dana dari UNHCR, tujuannya untuk membantu mengelola dan memberikan bantuan untuk pengungsi. 
Di Indonesia, hanya ada satu implementing partner UNHCR, yaitu Church World Service.

-. Operational Partner
adalah mitra kerja yang bekerja secara independen (membantu secara opearational namun tidak memperoleh bantuan dana dari UNHCR).


-. Government Partner
adalah mitra kerja yang berasal dari pemerintahan, di Indonesia, Government Partner dari UNHCR yaitu kantor imigrasi yang berada dibawah kementrian hukum dan HAM, serta kepolisian.

4. United Nations For You (UN4U)
Dan materi yang terakhir (materi utama) yang dijelaskan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa dalam acara Kuliah Umum tersebut adalah mengenai kegiatan kampanye United Nations For You (UN4U).
Kampanye UN4U (United Nations for You) diluncurkan pada tahun 2008 sebagai sebuah langkah untuk mempertemukan para pimpinan senior dan staf PBB dengan siswa-siswi dari berbagai sekolah yang berada di New York dan sekitarnya.

Di Indonesia sendiri, kegiatan kampanye UN4U ini sudah menjadi suatu agenda rutin yang dilakukan oleh organisasi United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR).

Tujuan diadakannya kegiatan kampanye United Nations For You (UN4U) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran diantara pemuda mengenai kinerja PBB sebagai salah satu bagian dari perayaan UN Day atau hari jadi PBB yang dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 24 Oktober dan mengajak anak muda untuk menjadi duta PBB agar menjalankan visi-misi kemanusiaan yang ada.

Dengan diberikannya materi mengenai United Nations For You (UN4U) berakhir sudah Acara Kuliah Umum dan kampanye tahunan yang diberikan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa dari United Nations yang bertemakan United Nations For You (UN4U). Acara Kuliah Umum dan kampanye tahunan kegiatan United Nations For You tersebut berakhir pada pukul 12:30 wib. 

Acara Kuliah Umum tersebut cukup berhasil membuat saya dan teman-teman mahasiswa, mahasiswi dari Fikom UNTAR tertarik, karena sebelum acara pada hari itu ditutup, ada 3 buah pertanyaan yang diajukan oleh teman-teman mahasiswa, pertanyaannya beragam, ada yang bertanya mengenai perolehan status kewarganegaraan, ruang lingkup kegiatan yang akan dijalankan oleh mahasiswa yang akan melakukan magang di United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR) dan pertanyaan terakhir dari saya Ricky Santoso adalah tentang solusi jangka panjang yang diberikan oleh United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR)untuk pengungsi, khususnya penempatan pengungsi di negara ketiga.

Demikianlah hasil ulasan tentang Kuliah Umum dan kegiatan kampanye dari United Nations High Commissions of Refugees yang diberikan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa Ayu selaku Associate External Relations  dan Public Relations dan Public Information Officer dari UNHCR. Dan semoga  kegiatan seperti ini dapat sering diadakan agar membuka pengetahuan kita tentang kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh United Nation (PBB) dan organisasi United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR), namun tidak hanya sekedar untuk tahu saja melainkan sebagai bekal untuk persiapan menjalankan tugas sebagai seorang duta organisasi PBB (United Nations).

Sumber Referensi:
1. Materi Kuliah Umum "The United Nations For You (UN4U) Campaign 2011"
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Perserikatan_Bangsa-Bangsa 
3. http://www.unhcr.or.id/Html08/bhsbasicfact08.html
4. http://www.unhcr.org/pages/49c3646cbc.html
5. http://www.youtube.com/watch?v=_xw42nVdzgA
----------------------------------------------------------------------------------

Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.
Reade more >>

Sunday, October 9, 2011

HATI-HATI ada PLAGIATOR !

Contoh orang yang bebal kayak gini nih, dibilang dilarang keras copy paste / cut paste tanpa mencantumkan Ricky Santoso sebagai sumber, eh masih juga nekat :

http://kapita-fikom-untar-915080098.blogspot.com/ (Si Plagiat)
    jam ngepost di blog pukul 13:05 (lihat jam post)

(1)

(2)



















Tidak percaya dia plagiat, bandingkan dan lihat blog saya ini berikut:
Saya ngepost hari Jumat tanggal 7 Oktober 2011, jam 8:55 AM 
(1)


















(2) Di bagian ini dia memplagiat blog saya:

















Sudah terlihat kan bukti dia jelas-jelas memplagiat blog saya, jadi hati-hati yah dengan akun blog tersebut!
Reade more >>