Vivamus non purus orci, a accumsan risus. Vivamus interdum fringilla est sit amet volutpat. Curabitur adipiscing porttitor mi, sed dictum magna lacinia sed. Nam quis tellus lectus. Etiam consequat consectetur massa, laoreet cursus lorem mattis ut. Donec lacus elit, feugiat vitae consequat eget, sollicitudin non...
Morbi diam turpis, tristique a sollicitudin eget, sodales viverra nibh. Phasellus tortor tortor, convallis sit amet congue luctus, aliquam eu magna. Sed tristique eleifend tempus. Sed pulvinar luctus dui, at rhoncus mauris imperdiet sed. Proin varius sem et eros gravida nec tincidunt nisl mollis. Vestibulum...
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed at scelerisque libero. Mauris euismod est vel risus venenatis vel congue massa interdum. Duis faucibus eleifend ultrices. Praesent vitae justo risus. Morbi erat nunc, rhoncus dapibus sodales eget, fringilla eget nisl. In commodo, diam sed pulvinar...
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed at scelerisque libero. Mauris euismod est vel risus venenatis vel congue massa interdum. Duis faucibus eleifend ultrices. Praesent vitae justo risus. Morbi erat nunc, rhoncus dapibus sodales eget, fringilla eget nisl. In commodo, diam sed pulvinar...
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed at scelerisque libero. Mauris euismod est vel risus venenatis vel congue massa interdum. Duis faucibus eleifend ultrices. Praesent vitae justo risus. Morbi erat nunc, rhoncus dapibus sodales eget, fringilla eget nisl. In commodo, diam sed pulvinar...
Pada hari Rabu tanggal 26 Oktober 2011, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara kedatangan dua tamu istimewa dari United Nations High Commissions of Refugee (UNHCR), dua tamu istimewa tersebut adalah Mbak Mitra Suryono dan Mbak Elsa Ayu yang bertindak selaku Associate External Relations dan Public Relations dan Public Information Officer dari UNHCR.
Mbak Mitra , Mbak Elsa, dan Elwi Gito (Moderator)
Sumber Gambar: Kapita Fikom Untar/Ricky Santoso
Kedatangan mereka ke Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara adalah untuk memberikan kuliah umum tentang kegiatan dari United Nations dan menjalankan kegiatan kampanye tahunan dari United Nations yang mempunyai tujuan mulia yaitu untuk merangkul para anak muda agar mau bergabung dan ikut serta dalam kegiatan United Nations dengan menjadi Duta dari United Nations.
Acara Kuliah Umum tentang United Nations For You (UN4U) tersebut dibuka oleh Bapak Eko Harry Susanto selaku Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara (gambar di samping, sumber: facebook.com) dengan rangkaian kata sambutan yang indah.
Setelah mendengar kata sambutan dari Bapak Eko Harry Susanto, Elwi Gito yang bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut langsung mengambil alih acara tersebut dengan memulai memperkenalkan dua tamu istimewa (mbak Mitra dan mbak Elsa) yang akan memberikan materi tentang Kuliah Umum dan acara kampanye tahunan dari United Nations pada hari itu.
Mbak Mitra dan Mbak Elsa mengawali acara Kuliah Umum yang bertemakan United Nations For You (UN4U) tersebut dengan sebuah video mengenai kegiatan yang telah dilakukan oleh PBB (United Nations/UN) sebagai berikut:
Setelah menyaksikan video mengenai kegiatan PBB, Mbak Mitra dan Mbak Elsa melanjutkan acara Kuliah Umum tersebut ke materi-materi berikut menjadi pembahasan dalam acara Kuliah Umum tersebut: 1. Organisasi PBB (Fondasi dari United Nations High Commissions of Refugee/UNHCR); 2. Area kerja PBB; 3. Organisasi United Nations High Commissions of Refugee (UNHCR); 4. Kegiatan Kampanye United Nations For You (UN4U).
1. Organisasi PBB
Yang menjadi materi awal yang diberikan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa adalah tentang organisasi PBB. Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau biasa disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.
Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama - dihadiri wakil dari 51 negara - baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House, London). Dari 1919 hingga 1946, terdapat sebuah organisasi yang mirip, bernama Liga Bangsa-Bangsa, yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB.
Adapun yang menjadi visi dari organisasi PBB ialah: -. Menciptakan perdamaian dan keamanan di dunia; -. Tidak memihak atau memilih manusia; -. Mendorong pembangunan di negara-negara di dunia. Sejak didirikan pada tahun 1945 hingga 2011, sudah ada 193 negara yang bergabung menjadi anggota PBB, termasuk semua negara yang menyatakan kemerdekaannya masing-masing dan diakui kedaulatannya secara internasional, kecuali Vatikan. Selain negara anggota, beberapa organisasi internasional dan organisasi antar-negara mendapat tempat sebagai pengamat permanen yang mempunyai kantor di Markas Besar PBB, dan ada juga yang hanya berstatus sebagai pengamat Palestina dan Vatikan adalah negara bukan anggota (non-member states) dan termasuk pengamat permanen (Tahta Suci mempunyai wakil permanen di PBB, sedangkan Palestina mempunyai kantor permanen di PBB). 2. Area Kerja PBB
Yang menjadi area kerja dari organisasi PBB ini dapat dilihat dari perannya sebagai suatu organisasi/peran berikut:
Majelis Umum ( Majelis Musyawarah Utama)
Sebagai suatu Majelis Umum, organisasi PBB mempunyai area kerja: melaksanakan perdamaian dan keamanan internasional, mengadakan kerjasama di lingkungan perekonomian dan masyarakat internasional, menjadi sistem perwakilan internasional, mengatur urusan keungan, menerapkan keanggotaan dan penerimaan anggota.
Dewan Keamanan
Area kerja PBB sebagai Dewan Keamanan adalah menjaga perdamaian dan keamanan antar negara.
Dewan Ekonomi dan Sosial
Area kerja PBB sebagai Dewan Ekonomi dan Sosial adalah: Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan di seluruh dunia; Membuat rencana perjanjian tentang soal tersebut dengan negara-negara anggota untuk diajukan kepada Majelis Umum; Mengadakan pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang termasuk tugas dan wewenangnya.
Sekretariat
Area kerja PBB dalam Sekretariat adalah Membawa dihadapan perhatian dewan keamanan setiap persoalan yang menurut pendapatnya membahayakan perdamaian dan keamanan internasional.
Mahkamah Internasional
Dalam suatu Mahkamah Internasional, organisasi PBB memiliki area kerja untuk membuat aturan-aturan hukum yang dapat digunakan untuk pelaksanaan kegiatan PBB.
3. United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR)
Setelah Mbak Mitra dan Mbak Elsa menjelaskan tentang organisasi PBB, materi Kuliah Umum dan kampanye tahunan dari United Nation tersebut berlanjut dengan penjelasan tentang organisasi UNHCR (United Nations High Commissions of Refugees).
United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR) adalah suatu organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang telah didirikan oleh Majelis Umum PBB, sejak 14 December 1950 tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada pengungsi dunia.
Pengungsi yang dilindungi oleh UNHCR adalah mereka yang (berdasarkan Konvensi 1951, pasal 1A) berada diluar negara asal kewarganegaraannya, terbukti memiliki ketakutan yang mendasar, dan adanya penganiayaan karena ras, agama, kebangsaan, keanggotaan kelompok sosial tertentu, dan tidak mendapat perlindungan dari negara tempat ia berada.
Berkaitan dengan hal tersebut, UNHCR memiliki tiga fungsi utama berikut:
-. Memberikan perlindungan internasional
Memberikan perlindungan internasional (negara lain) bagi mereka yang tidak mendapatkan perlindungan dari negaranya sendiri.
-. Memberikan solusi jangka panjang bagi para pengungsi
Bentuk solusi panjang yang diberikan oleh UNHCR untuk para pengungsi diantaranya yaitu pemulangan secara suka rela, integrasi lokal (menerima sebagai warga negara), dan penempatan di negara ketiga yang telah memiliki kesepakatan dengan UNHCR.
-. Mempromosikan Hukum Pengungsi Internasional
Mitra Kerja UNHCR
Dalam menjalankan fungsi-fungsi nya, UNHCR tidak bekerja sendiri, namun dengan partner (mitra kerja). Adapun yang menjadi partner dari UNHCR adalah:
-. Implementing Partner
adalah mitra kerja yang menerima sejumlah dana dari UNHCR, tujuannya untuk membantu mengelola dan memberikan bantuan untuk pengungsi.
Di Indonesia, hanya ada satu implementing partner UNHCR, yaitu Church World Service.
-. Operational Partner
adalah mitra kerja yang bekerja secara independen (membantu secara opearational namun tidak memperoleh bantuan dana dari UNHCR).
-. Government Partner
adalah mitra kerja yang berasal dari pemerintahan, di Indonesia, Government Partner dari UNHCR yaitu kantor imigrasi yang berada dibawah kementrian hukum dan HAM, serta kepolisian.
4. United Nations For You (UN4U)
Dan materi yang terakhir (materi utama) yang dijelaskan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa dalam acara Kuliah Umum tersebut adalah mengenai kegiatan kampanye United Nations For You (UN4U).
Kampanye UN4U (United Nations for You) diluncurkan pada tahun 2008 sebagai sebuah langkah untuk mempertemukan para pimpinan senior dan staf PBB dengan siswa-siswi dari berbagai sekolah yang berada di New York dan sekitarnya.
Di Indonesia sendiri, kegiatan kampanye UN4U ini sudah menjadi suatu agenda rutin yang dilakukan oleh organisasi United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR).
Tujuan diadakannya kegiatan kampanye United Nations For You (UN4U) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran diantara pemuda mengenai kinerja PBB sebagai salah satu bagian dari perayaan UN Day atau hari jadi PBB yang dirayakan setiap tahunnya pada tanggal 24 Oktober dan mengajak anak muda untuk menjadi duta PBB agar menjalankan visi-misi kemanusiaan yang ada.
Dengan diberikannya materi mengenai United Nations For You (UN4U) berakhir sudah Acara Kuliah Umum dan kampanye tahunan yang diberikan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa dari United Nations yang bertemakan United Nations For You (UN4U). Acara Kuliah Umum dan kampanye tahunan kegiatan United Nations For You tersebut berakhir pada pukul 12:30 wib.
Acara Kuliah Umum tersebut cukup berhasil membuat saya dan teman-teman mahasiswa, mahasiswi dari Fikom UNTAR tertarik, karena sebelum acara pada hari itu ditutup, ada 3 buah pertanyaan yang diajukan oleh teman-teman mahasiswa, pertanyaannya beragam, ada yang bertanya mengenai perolehan status kewarganegaraan, ruang lingkup kegiatan yang akan dijalankan oleh mahasiswa yang akan melakukan magang di United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR) dan pertanyaan terakhir dari saya Ricky Santoso adalah tentang solusi jangka panjang yang diberikan oleh United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR)untuk pengungsi, khususnya penempatan pengungsi di negara ketiga.
Demikianlah hasil ulasan tentang Kuliah Umum dan kegiatan kampanye dari United Nations High Commissions of Refugees yang diberikan oleh Mbak Mitra dan Mbak Elsa Ayu selaku Associate External Relations dan Public Relations dan Public Information Officer dari UNHCR. Dan semoga kegiatan seperti ini dapat sering diadakan agar membuka pengetahuan kita tentang kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh United Nation (PBB) dan organisasi United Nations High Commissions of Refugees (UNHCR), namun tidak hanya sekedar untuk tahu saja melainkan sebagai bekal untuk persiapan menjalankan tugas sebagai seorang duta organisasi PBB (United Nations).
Sumber Referensi:
1. Materi Kuliah Umum "The United Nations For You (UN4U) Campaign 2011"
Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.
seorang Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Bidang Konsentrasi Periklanan ( Advertising ) semester 7 yang sangat benci dengan plagiator (orang yang mengcopy paste, mengcut paste tanpa mencantumkan sumber).
4 comments:
izin rampok ye..
Sendy U : Oke, diizinkan
thanks you ric.
Post a Comment