Televisi, kalian pasti sudah sangat familiar dengan benda yang bernama "televisi" disamping. Namun tahukah kalian berapa banyak jumlah stasiun televisi yang ada di Indonesia ?
Sebelum kalian mendengar berapa banyak jumlah stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia, ada baiknya kalian menyiapkan diri dulu agar tidak kaget ketika mendengar banyaknya jumlah stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia. Tidak bermaksud untuk melebih-lebihkan, tetapi memang banyaknya jumlah staisun televisi swasta yang ada di Indonesia akan membuat kalian semua tecengang kaget.
Pasti kalian bertanya-tanya berapa banyaknya jumlah stasiun televisi swasta yang ada di Indonesia! Ok baik langsung saja saya beritahukan kepada kalian semua, jumlah stasiun televisi lokal (swasta) yang ada dan telah bersiaran adalah sebanyak 119 stasiun, 105 diantaranya ialah stasiun televisi lokal (swasta) telah mendapat IPP Prinsip (Izin Penyelenggaraan Penyiaran), dan 14 sisanya meruapakan stasiun televisi lokal (swasta) berizin IPP Existing (Izin Penyelenggaraan Penyiaran) yang diberikan sebagai wujud eksistensi stasiun televisi lokal (swasta).
Industri televisi tidak hanya dilihat dari banyaknya jumlah stasiun televisi yang ada saja, namun juga dilihat dari kedahsyatan efek yang ditimbulkan akibat tayangan dan program yang disiarkan dalam televisi.
Jika kalian bertanya seberapa dahsyatnya efek tayangan program televisi tersebut, jawabannya adalah sangat dahsyat! bagaimana tidak, kehadiran benda yang bernama televisi dan program-program nya tersebut di kehidupan sehari-hari, bisa mempengaruhi dan menentukan kehidupan kita.
Tidak percaya bahwa televisi sudah mempengaruhi dan menentukan kehidupan kita semua ? Lihat saja dari orang-orang yang ada di sekeliling kita, mereka pasti tau dan sering mengucapkan "alhamdulilah yah, sesuatu" , kata-kata yang sering diucapkan oleh Syahrini salah satu artis tanah air yang sering diucapkannya dalam berbagai tayangan program televisi, baik itu dalam acara musik, talkshow, ataupun gosip, telah berhasil membuat masyarakat yang menyaksikan televisi ikut-ikutan memakai kata-kata "alhamdulilah yah, sesuatu" di kehidupannya. Tidak hanya fenomena Syahrini itu saja bukti bahwa industri televisi kini sudah menjadi 'sesuatu', namun ada contoh lain lagi, yaitu dengan ditampilkan sosok laki-laki yang ganteng, macho, kaya dan cool serta sosok perempuan yang cantik, putih, tinggi, dan seksi dalam tayangan sinetron dan iklan, membuat masyarakat jadi menginginkan sosok yang serupa dalam sinetron dan iklan untuk dijadikan pacar dan atau pasangan hidup nya.
Keberhasilan industri televisi menjadi 'sesuatu' ini tentu tidak lepas dari peran lembaga KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) yang mempunyai peran sebagai berikut:
- Sosialisasi P3 / SPS bagi pelaku industri televisi
- Monitoring real time terhadap seluruh siaran nasional selama 15 jam
- Menjatuhkan sanksi bagi televisi yang melakukan pelanggaran
- Melakukan survey apresiasi khalayak terhadap program televisi
(*)Kapita Fikom Untar / Ricky Santoso
Sumber Referensi:
1. Materi Kuliah Kapita Selekta tanggal 16 November 2011 dari Bapak Dr. Iswandi Syahputra, M.Si (Komisioner KPI Pusat/Dosen FIkom UNTAR)
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan: Dilarang keras mengcopy paste atau mengcut paste artikel ini, tanpa mencantumkan Ricky Santoso selaku pemilik blog sebagai sumber informasi anda.
No comments:
Post a Comment